Cara Menyembunyikan Posting dari Tampilan Arsip di WordPress

WordPress adalah salah satu platform blogging terpopuler di dunia. Dengan fitur-fitur yang canggih dan user-friendly, WordPress memungkinkan penggunanya untuk mengatur tampilan dan struktur situs web mereka dengan mudah. Salah satu fitur yang sering digunakan adalah arsip posting, yang secara otomatis mengatur semua posting berdasarkan tanggal mereka dipublikasikan. Namun, ada kalanya Anda mungkin ingin menyembunyikan posting tertentu dari tampilan arsip, entah itu untuk alasan pribadi atau karena konten tersebut sudah tidak relevan lagi. Artikel ini akan menjelaskan cara menyembunyikan posting dari tampilan arsip di WordPress.

1. Menggunakan Plugin

Salah satu cara termudah untuk menyembunyikan posting dari tampilan arsip di WordPress adalah dengan menggunakan plugin. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pertama, masuk ke dashboard WordPress Anda.
  2. Klik pada menu “Plugins” di sebelah kiri layar Anda.
  3. Pilih “Add New” dan cari plugin bernama “Advanced Post Manager”.
  4. Setelah menemukannya, klik pada tombol “Install Now” dan aktifkan plugin tersebut.
  5. Sekarang, buka halaman “Posts” di dashboard WordPress Anda.
  6. Pilih posting yang ingin Anda sembunyikan dari tampilan arsip.
  7. Pada bagian bawah editor posting, Anda akan melihat opsi “Visibility”. Klik pada tautan “Edit” di sebelahnya.
  8. Pilih opsi “Hide from archives” dan klik “OK”.
  9. Akhirnya, klik tombol “Update” untuk menyimpan perubahan.

Dengan menggunakan plugin Advanced Post Manager, Anda dapat dengan mudah menyembunyikan posting dari tampilan arsip hanya dengan beberapa klik. Plugin ini memberikan Anda kontrol penuh atas tampilan dan pengaturan posting Anda.

2. Menggunakan Kode CSS Kustom

Jika Anda lebih suka menghindari penggunaan plugin tambahan, Anda juga dapat menyembunyikan posting dari tampilan arsip dengan menggunakan kode CSS kustom. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pertama, masuk ke dashboard WordPress Anda.
  2. Klik pada menu “Appearance” di sebelah kiri layar Anda.
  3. Pilih “Customize” untuk membuka customizer tema Anda.
  4. Pada customizer, pilih opsi “Additional CSS”.
  5. Pada area CSS kustom, masukkan kode berikut:
BACA JUGA  Cara Membuat Menu di WordPress

/* Menyembunyikan posting dari tampilan arsip */.archive .post {display: none;}

Anda dapat menyesuaikan kode CSS ini sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya, jika Anda hanya ingin menyembunyikan posting tertentu, Anda dapat menambahkan kelas khusus ke posting tersebut dan menggunakan kelas tersebut dalam kode CSS.

3. Menggunakan Kode PHP Kustom

Jika Anda merasa nyaman dengan coding dan ingin menggunakan pendekatan yang lebih canggih, Anda juga dapat menyembunyikan posting dari tampilan arsip dengan menggunakan kode PHP kustom. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Pertama, masuk ke dashboard WordPress Anda.
  2. Klik pada menu “Appearance” di sebelah kiri layar Anda.
  3. Pilih “Theme Editor” untuk membuka editor tema Anda.
  4. Pada panel sebelah kanan, cari dan klik pada file “archive.php” atau “category.php”, tergantung pada tema yang Anda gunakan.
  5. Temukan baris kode berikut:

Di dalam loop while ini, Anda dapat menambahkan kode berikut untuk menyembunyikan posting tertentu:

Gantilah ‘nama-kategori’ dengan kategori yang sesuai dengan posting yang ingin Anda sembunyikan. Anda juga dapat menyesuaikan kode ini dengan menggunakan kategori lain seperti ‘in_category()’ atau menggunakan ID kategori.

Setelah menambahkan kode PHP ini, jangan lupa untuk menyimpan perubahan dengan mengklik tombol “Update File”.

Ringkasan

Menyembunyikan posting dari tampilan arsip di WordPress dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari menggunakan plugin hingga mengedit kode CSS atau PHP, Anda dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda. Jika Anda tidak ingin menggunakan plugin tambahan, mengedit kode CSS atau PHP adalah pilihan yang baik. Namun, jika Anda ingin menghemat waktu dan menghindari coding, menggunakan plugin seperti Advanced Post Manager adalah solusi yang lebih sederhana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *